ABSTRACT
NURFAOZIAH. Male’s Resistance towards Women Laborers’
Divorce Suit in the Perspective of Citizenship as Civic Education Teaching
Material Development and Law Enforcement (Case Study in Religious Court of
Slawi District, Tegal
Regency). Thesis, Surakarta: Faculty of Teacher Training and Education. Sebelas
Maret University. June: 2015.
This
research aims at investigating: (1) Male’s resistance form in terms of women laborers’ divorce, (2) civic perspective on male’s
resistance towards women laborers’ divorce suit, and (3) teaching material
development on law enforcement and protection in terms of basic competency of
analyzing law practice and enforcement in the society to guarantee justice and
peace in the learning of Pancasila and Civic Education of Class XI in Senior
High School in the context of women laborers’ divorce suit.
The research employs a descriptive
qualitative approach. The sources of data are taken from the informants,
places, events, and documents. The sampling technique is purposive sampling.
The techniques of data collection are interviews, observations, and documents
analyses. Data triangulation is employed to provide validity of the data. In
addition, the technique of data analysis applies interactive analysis taking
the following phases: (1) data collection, (2) data reduction, (3) data
presentation, and (4) conclusion drawing. The research procedure is in the
following steps: (1) preparation, (2) data collection, (3) data analysis, and
(4) research report writing.
Based on the result of analysis, the
research concludes that: (1) male’s resistance form towards women laborers’
divorce suit is by indirectly slowing the process the divorce process during
the male’s divorce trial, i.e.: (a) denying propositions or arguments, and (b)
presenting different facts from the women laborers, (2) male’s
rights in accountability in fact the cause of laborers’ divorce process that
have occured blurring the fact’s about economic factors as a cause for
laborers’divorce , and (3)
the opportunity to develop teaching materials, such as a case study on law
enforcement and protection learning materials to Pancasila and Civic Education
for Class XI of Senior High or Vocational School in the even semester.
Key words: resistance, males, divorce suit, women
laborers, rights and duties.
ABSTRAK
NURFAOZIAH. Resistensi Laki-Laki Terhadap Cerai
Gugat Perempuan Buruh Dalam Prespektif Kewarganegaraan Sebagai Pengembangan Bahan
Ajar Ppkn Mengenai Perlindungan Dan Penegakan Hukum(Studi Kasus di Pengadilan
Agama Slawi, Kabupaten Tegal). Skripsi, Surakarta: Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Juni 2015.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Bentuk
resistensi laki-laki dalam cerai gugat perempuan buruh, (2) Perspektif
Kewarganegaraan terhadap resistensi laki-laki pada cerai gugat perempuan buruh,
(3) Pengembangan bahan ajar Penegakan dan Perlindungan Hukum pada kompetensi dasar
menganalisis perlindungan dan penegakan hukum dalam masyarakat untuk menjamin
keadilan dan kedamaian dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan di Kelas XI Sekolah Menengah Atas dalam konteks cerai gugat
perempuan buruh.
Pendekatan
yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis
penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data
diperoleh dari informan, tempat, peristiwa dan dokumen. Teknik sampling yang
digunakan adalah purposive sampling.
Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh dan menyusun data
penelitian adalah dengan wawancara, observasi, serta analisis dokumen. Guna
memperoleh validitas data digunakan trianggulasi data. Sedangkan teknik
analisis data menggunakan model analisis interaktif dengan tahap-tahap sebagai
berikut: (1) Pengumpulan data, (2) Reduksi data, (3) Sajian data, (4)
Pengambilan Kesimpulan. Adapun prosedur penelitian dengan langkah-langkah
sebagai berikut: (1) Tahapan persiapan, (2) Tahapan pengumpulan data, (3) Tahap
analisis data, (4) Tahap penyususnan laporan penelitian.
Berdasarkan
hasil penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa: (1) Bentuk resistensi laki-laki terhadap cerai gugat perempuan buruh dengan
memperlambat proses cerai secara tidak langsung pada saat proses persidangan
laki-laki yaitu: a) menyangkal alasan cerai gugat dan b) memberikan fakta-fakta
berbeda dengan perempuan buruh(2) Hak laki-laki dalam memperoleh fakta penyebab cerai gugat dalam
persidangan bahwa telah terjadi pengaburan fakta tentang faktor ekonomi sebagai
penyebab cerai gugat (3) Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai
pengembangan bahan ajar berupa studi kasus dalam materi pembelajaran
Perlindungan dan Penegakan Hukum pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan Kelas XI Sekolah Menengah Atas/Kejuruan pada semester genap.
Kata kunci: resistensi, laki-laki,
cerai gugat perempuan buruh, hak
sepenggal kenangan di penghujung masa 2015 untuk Bapa tercinta, yang tak sempat menyapa ku di akhir.
I love you..
ku persembahkan ini sebagai bakti ku, yang tak sempat kau lihat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar